“IFG terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, digitalisasi proses bisnis, serta kapabilitas organisasi sebagai fondasi utama untuk memastikan keberlanjutan kinerja di tengah tekanan yang ada,” lanjutnya.
Baca Juga: *Layanan Publik dan Sektor Strategis Tetap Berjalan, Dikecualikan dari Kebijakan WFH Jumat*
Memasuki tahun 2026, IFG akan berfokus pada penguatan daya saing dan kualitas eksekusi bisnis di seluruh entitas holding.
Hal ini juga mencakup peningkatan disiplin dalam penyusunan laporan keuangan yang prudent, transparan, dan tepat waktu sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan.
Langkah tersebut sejalan dengan peran IFG dalam mendukung program strategis konsolidasi perusahaan asuransi yang diinisiasi oleh Danantara Indonesia, yang bertujuan memperkuat struktur industri, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan kapasitas layanan yang lebih optimal bagi masyarakat.
Baca Juga: *Resmi! Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026, Tak Ada Kenaikan*
“Transformasi yang dijalankan harus menghasilkan kinerja yang nyata—lebih kuat, lebih efisien, dan berkelanjutan. Ini menjadi fokus utama kami dalam memperkuat posisi IFG sebagai holding keuangan negara,” kata Hexana.
Ia menambahkan, penguatan fundamental tersebut merupakan bagian dari perjalanan IFG menuju visi jangka panjang 2030 untuk menjadi salah satu mitra keuangan paling bernilai dan terpercaya.
Namun demikian, keberhasilan transformasi dan konsolidasi tidak hanya ditentukan oleh strategi, melainkan juga oleh komitmen seluruh insan perusahaan dalam implementasinya.
Baca Juga: *Pemerintah Pusat Lakukan Refocusing, Potensi Selamatkan Anggaran hingga Rp 130,2 T*
Untuk itu, IFG mendorong seluruh insan perusahaan untuk berkomitmen penuh terhadap agenda transformasi dan konsolidasi, berperan aktif dalam setiap proses bisnis dan operasional, menjalankan nilai-nilai RICE-C dalam setiap keputusan, serta menghidupkan semangat melayani sepenuh hati, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, efisiensi, dan tata kelola.
Melalui penguatan tersebut, IFG optimistis dapat terus berkontribusi dalam membangun industri asuransi nasional yang lebih sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan di tengah tekanan global yang semakin kompleks.***
Artikel Terkait
*Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi, ASN WFH Setiap Jumat Mulai 1 April; Swasta Diimbau Ikut*
Bupati Gus Fawait: Optimalisasi UHC Jadi Kunci Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting di Jember
Luar Biasa! Wisata Watu Ulo-Papuma Diserbu Pengunjung pada Libur Lebaran 2026