Minggu, 19 April 2026

PMI Jember Edukasi SIBAT Orientasi Pertolongan Pertama di Dua Desa

Photo Author
Agus Sugiyanto, Pandhalungan.com
- Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB
Penguatan ketangguhan kesiapsiagaan bencana hingga tingkat desa kembali dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Foto istimewa
Penguatan ketangguhan kesiapsiagaan bencana hingga tingkat desa kembali dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Foto istimewa

Pandhalungan.com, JEMBER Penguatan ketangguhan kesiapsiagaan bencana hingga tingkat desa kembali dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, pada Sabtu pagi ( 18/04/26) PMI menggelar orientasi pertolongan pertama di dua desa yakni desa puger wetan, kecamatan puger dan desa kepanjen, kecamatan gumukmas.

Orientasi yang digelar serentak tersebut masing masing dihadiri oleh 25 peserta SIBAT atau Siaga Bencana Berbasis Masyarakat yang merupakan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dan berfokus pada kesiapsiagaan bencana di tingkat desa/kelurahan.

Orientasi pertolongan pertama oleh anggota SIBAT sangatlah dibutuhkan untuk menyelamatkan korban bencana lebih awal sebelum bersangkutan dievakuasi ke rumah sakit atau puskesmas terdekat untuk mendapatkan tindakan medis lanjutan. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program School and Community Resilience (SCR) kerjasama PMI Jember dengan Japanese Red Cross Society (JRCS).

Baca Juga: Aksi Kemanusiaan, Ranting NU Rambipuji Gelar Donor Darah lTembus 75 Kantong

Penguatan ketangguhan kesiapsiagaan bencana hingga tingkat desa kembali dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Foto istimewa

"Relawan SIBAT terus mendapatkan pelatihan agar mereka memiliki kemampuan serta memahami apa yang harus dilakukan pertama kali jika terjadi bencana, terlebih dengan karakteristik Desa Kepanjen yang berada di bibir pantai dan rawan bencana tsunami," ujar H. Mukhlas, Ketua SIBAT Desa Kepanjen.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua PMI Kabupaten Jember, Aep Ganda Permana, menjelaskan bahwa orientasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus pemantapan kemampuan teknis relawan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang seirama antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Puluhan PMR SMAN 2 Jember Gembleng Anggota Muda Keterampilan Pertolongan Pertama hingga Jiwa Kepemimpinan

"Program SCR ini diharapkan bisa mencetak relawan yang mampu menularkan ilmunya kepada saudara dan masyarakat sekitar. Bupati Jember juga telah mengimbau agar ada kolaborasi yang kuat dari tingkat pemerintah kabupaten hingga ke desa. Jangan sampai saat terjadi bencana, kita jalan sendiri-sendiri," tegas Aep.

Pelatihan dan orientasi lapangan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu. Selama kegiatan, relawan akan dibekali materi teori serta praktik simulasi penanganan korban guna meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah pesisir Jember Selatan. (*)

Editor: Agus Sugiyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X