“Kami kader posyandu ini pekerja sosial. Kami membantu menyalurkan kepada ibu-ibu yang memiliki balita dan ibu menyusui. Kami hanya membantu mendistribusikan. Ini seperti amal jariah bagi kami,” ungkapnya.
Pernyataan itu disambut oleh Gayatri, salah satu kader posyandu yang turut hadir. “Posyandu itu pekerja sosial,” timpalnya.
Di tengah kesibukan para kader yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga, program ini dinilai membawa harapan bagi tumbuh kembang generasi muda. Mereka berharap perhatian terhadap gizi balita dan ibu menyusui terus berlanjut, termasuk perhatian kepada para kader yang bekerja.
“Kami bersyukur jika ada perhatian. Semoga program ini berlanjut dan memberikan manfaat bagi penerimanya, sehingga generasi bangsa bisa tumbuh cerdas dan kuat. Terima kasih, Pak Prabowo,” tutup Muslika.
Artikel Terkait
Prabowo Ungkap Penerima Manfaat MBG Capai 60,2 Juta, Mendekati Total Populasi Afrika Selatan
Berkat Dapur MBG, Pemuda Palmerah Punya Aktivitas Budidaya Ikan Topang Ketahanan Pangan
Paradoks Regulasi 2026: Ancaman Serius bagi Legalitas BUJK (Badan Usaha Jasa Kontruksi) dan Serapan APBD Daerah
Prabowo: MBG Hidupkan Petani, UMKM, hingga Ibu Rumah Tangga
Hadir untuk Rakyat, TNI AD Pulihkan SD dan TK Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan