Pandhalungan.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat posyandu. Di wilayah Palmerah, kader Posyandu Kemala XVI-11 aktif menyalurkan makanan setiap hari kepada balita, lansia, dan ibu menyusui.
Bagi para kader posyandu di Palmerah, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas harian. Di balik pembagian menu dan pendataan penerima, tersimpan semangat gotong royong dan kepedulian sosial demi memastikan anak-anak, ibu menyusui, dan lansia mendapatkan asupan gizi yang layak.
Koordinator Posyandu Balita Kemala XVI-11 Palmerah, Muslika, menyampaikan bahwa para kader merasakan langsung dampak positif dari program tersebut.
Baca Juga: Hadir untuk Rakyat, TNI AD Pulihkan SD dan TK Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
“Kami dari kader Posyandu Kemala XVI-11 Palmerah merasakan manfaat dari program MBG. Kami juga menyalurkan makanan setiap hari untuk balita, lansia, dan ibu menyusui,” ujarnya, Jumat (13/2).
Dalam pelaksanaannya, distribusi dilakukan secara terstruktur, mulai dari posko di tingkat RW hingga ke RT. Menu makanan diambil dari posko RW, kemudian dibagikan kepada kader balita dan Dasawisma untuk selanjutnya disalurkan kepada penerima manfaat di masing-masing RT.
“Sehari-hari kami mengambil menu dari posko di RW. Setelah itu, makanan dibagi ke masing-masing RT melalui kader balita posyandu dan Dasawisma. Pengurus RT kemudian mendistribusikannya kepada balita penerima manfaat,” jelas Muslika.
Baca Juga: Prabowo: MBG Hidupkan Petani, UMKM, hingga Ibu Rumah Tangga
Bagi orang tua yang bekerja, pengurus juga menyiapkan mekanisme penitipan wadah agar makanan tetap bisa diterima. Sistem ini dibuat agar tidak ada penerima yang terlewat.
“Biasanya ada orang tua yang bekerja, sehingga mereka menitipkan wadah. Nanti kami sebagai pengurus memindahkan makanan ke wadah tersebut, lalu ibunya bisa mengambil ketika sempat,” katanya.
Data penerima manfaat pun sudah tercatat rapi di setiap RT, sehingga distribusi berjalan sesuai sasaran.
“Data penerima sudah ada di masing-masing RT,” ujarnya singkat.
Baca Juga: Berkat Dapur MBG, Pemuda Palmerah Punya Aktivitas Budidaya Ikan Topang Ketahanan Pangan
Muslika menegaskan, para kader posyandu berperan sebagai pekerja sosial yang membantu proses penyaluran.
Artikel Terkait
Prabowo Ungkap Penerima Manfaat MBG Capai 60,2 Juta, Mendekati Total Populasi Afrika Selatan
Berkat Dapur MBG, Pemuda Palmerah Punya Aktivitas Budidaya Ikan Topang Ketahanan Pangan
Paradoks Regulasi 2026: Ancaman Serius bagi Legalitas BUJK (Badan Usaha Jasa Kontruksi) dan Serapan APBD Daerah
Prabowo: MBG Hidupkan Petani, UMKM, hingga Ibu Rumah Tangga
Hadir untuk Rakyat, TNI AD Pulihkan SD dan TK Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan