Selain fokus pada banjir, Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang juga bertugas mendorong pemerataan pembangunan jalan, perbaikan gorong-gorong, serta memastikan tata ruang wilayah berjalan sesuai aturan, ungkapnya.
Satgas ini juga akan memetakan kewenangan jalan di Jember, mulai dari jalan milik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, desa, hingga jalan milik BUMN seperti PTPN dan Perhutani, agar penanganan infrastruktur lebih tepat sasaran.
Baca Juga: Perketat Pengawasan MBG, Satgas Turun Langsung ke SPPG Umbulsari
Bupati menyoroti persoalan tata ruang sebagai salah satu penyebab utama banjir, termasuk dugaan adanya pembangunan perumahan di bantaran sungai yang bahkan telah memiliki sertifikat.
“Kondisi seperti ini harus kita benahi bersama. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan ada langkah tegas demi keselamatan masyarakat,” tegas Fawait.
Baca Juga: Meriah! SDN Puger Kulon 1 Gelar Festival Kesiapsiagaan, Tampilkan Pantomim Siaga Bencana Gempa Bumi
Bupati Jember berharap program tersebut dapat mendorong ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan, pungkasnya.
Artikel Terkait
Vizza Menuju Panggung KDI 2026, Gus Fawait Bakal Beri Dukungan dengan Adakan Nobar Lebih Meriah
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips "War" Tiket
Santri Kabur Asal Jogjakarta Tersesat di Bondowoso, Polisi Sigap Membantu sampai dijemput oleh Keluarganya.