Minggu, 19 April 2026

Bupati Jember Gus Fawait Launching Dua Satgas Khusus, Atasi Stunting dan Angka Kemiskinan

Photo Author
Agus Sugiyanto, Pandhalungan.com
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:39 WIB
Bupati Jember Gus Fawait Launching Dua Satgas Khusus, Atasi Stunting dan Angka Kemiskinan. Foto istimewa pandhalungan.com
Bupati Jember Gus Fawait Launching Dua Satgas Khusus, Atasi Stunting dan Angka Kemiskinan. Foto istimewa pandhalungan.com

Pandhalungan.com, Jember - Bupati Jember Gus Fawait membentuk dua satuan tugas (Satgas) khusus sebagai upaya serius menangani persoalan banjir, infrastruktur, kemiskinan, stunting, serta angka kematian ibu dan bayi. Lauching Satgas digelar di Pendopo Wahyawibawagra, Jember, Sabtu (31/1/2026).

Bupati Jember Gus Fawait mengatakan, pembentukan Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang merupakan langkah strategis untuk mengakhiri persoalan banjir yang hampir selalu terjadi setiap musim hujan di sejumlah wilayah Jember.

Baca Juga: Santri Kabur Asal Jogjakarta Tersesat di Bondowoso, Polisi Sigap Membantu sampai dijemput oleh Keluarganya.

Dua Satgas yang diluncurkan yakni Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang serta Satgas Pengentasan Kemiskinan, Stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), dan Angka Kematian Bayi (AKB). Kedua Satgas ini dirancang bekerja lintas sektor dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial dan tidak efektif jika hanya dibebankan kepada satu OPD. Diperlukan kerja kolaboratif antar instansi agar permasalahan dapat diselesaikan secara menyeluruh.

Baca Juga: Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips War Tiket

Bupati menyoroti persoalan tata ruang sebagai salah satu penyebab utama banjir, termasuk dugaan adanya pembangunan perumahan di bantaran sungai yang bahkan telah memiliki sertifikat.

“Kondisi seperti ini harus kita benahi bersama. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan ada langkah tegas demi keselamatan masyarakat,” tegas Fawait.

Dalam struktur Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, di lingkungan Dinas PU Bina Marga, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta OPD terkait lainnya. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara rutin setiap minggu.

Baca Juga: Vizza Menuju Panggung KDI 2026, Gus Fawait Bakal Beri Dukungan dengan Adakan Nobar Lebih Meriah

Selain persoalan infrastruktur, Pemkab Jember juga meluncurkan Satgas Pengentasan Kemiskinan, Stunting, AKI, dan AKB sebagai respons terhadap tingginya angka kemiskinan yang selama bertahun-tahun menempatkan Jember di posisi dua besar di Jawa Timur.

Bupati menegaskan, kemiskinan menjadi akar berbagai persoalan sosial dan kesehatan, termasuk stunting serta tingginya angka kematian ibu dan bayi. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terintegrasi dan tidak dengan cara-cara lama.

Baca Juga: Siswa MTs Ikuti Simulasi Bencana, PMI Jember Sosialisasi Kesiapsiagaan bencana

Satgas ini juga dikaitkan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diproyeksikan mampu menggerakkan perputaran ekonomi daerah hingga Rp4 triliun per tahun. 

Halaman:

Editor: Agus Sugiyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X