Minggu, 19 April 2026

15 Jembatan Perintis Dibangun, Desa-desa Terisolasi di Aceh Kembali Terbuka

Photo Author
Agus Sugiyanto, Pandhalungan.com
- Senin, 26 Januari 2026 | 17:01 WIB
15 Jembatan Perintis Dibangun, Desa-desa Terisolasi di Aceh Kembali Terbuka. Foto istimewa Pandhalungan.com
15 Jembatan Perintis Dibangun, Desa-desa Terisolasi di Aceh Kembali Terbuka. Foto istimewa Pandhalungan.com

Pandhalungan.com, Aceh - Sebanyak 15 jembatan perintis dibangun oleh TNI pascabencana di Aceh. Langkah ini dilakukan untuk membuka kembali akses desa-desa yang terisolasi akibat rusaknya infrastruktur setelah bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.

Kehadiran jembatan-jembatan perintis tersebut memungkinkan warga kembali beraktivitas. Anak-anak bisa sekolah, hasil pertanian dapat dibawa ke pasar, serta bantuan logistik dapat menjangkau desa-desa terdampak. Roda perekonomian pun bangkit.

Baca Juga: Penampakan Sekolah di Aceh Tamiang Pascabencana: Bersih dari Lumpur, Anak-anak Kembali ke Sekolah

Hingga saat ini, sebanyak 3 jembatan perintis telah selesai dibangun. Sementara proses pembangunan masih berlangsung di 12 titik.

Misalnya di Desa Baro Yaman, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie. Para prajurit TNI bekerja tanpa henti membangun jembatan. Pemasangan fondasi dilakukan dengan seksama agar jembatan kuat dan layak digunakan masyarakat.

Baca Juga: Jelang RUPS PLN, Aturan Masa Jabatan Direksi Terbit, Manuver Elite Disorot

Begitu juga di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Para personel TNI memasang lantai jembatan dan pagar pengaman dengan teliti.

Di Desa Sekerak Kiri Ke Sekerak Kanan, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, tampak para prajurit TNI mengelas besi untuk penyangga papan lantai jembatan.

Baca Juga: Gotong Royong dengan Masyarakat di Aceh, TNI Bersihkan Rumah Warga hingga Sekolah dari Lumpur

Lalu di Desa Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, para prajurit TNI ramai-ramai menarik kabel baja untuk jembatan.

Pembangunan jembatan juga berlangsung di Desa Blang Teurakan, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Lalu di Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

Baca Juga: 2.000 WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Mafirion PKB : Penanganan Harus Perhatikan HAM

Lokasi-lokasi pembangunan jembatan lainnya, di antaranya adalah Desa Burlah (Berawang Gajah) di Aceh Tengah, Desa Lawe Mamas Indah di Aceh Tenggara, Desa Meunasah Krueng di Bireuen, Desa Kajeung di Aceh Barat.

Selain membangun fisik jembatan, para prajurit TNI juga menjalin kerja sama dengan masyarakat setempat. Di Desa Owak, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, personel TNI bergotong royong dengan warga untuk mengangkut batu-batu berukuran besar.

Baca Juga: Kunjungan Kodim 0824 Jember Ke Polres Jember Bukti Sinergitas TNI dan Polri di Kabupaten Jember Terus Terjaga Kuat

Halaman:

Editor: Agus Sugiyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X