Pandhalungan.com, Aceh - Upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di provinsi Aceh terus dikebut. Pemulihan ini dilakukan mulai dari pembersihan sekolah, kantor desa, hingga rumah-rumah warga. Pembersihan dilakukan dengan gotong royong antara personel TNI dan warga.
Dari laporan terkini per Senin (26/1), di Kabupaten Bireuen, puluhan personel TNI melaksanakan pembersihan di SMK Negeri 1 Peusangan yang berlokasi di Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan. Dengan menggunakan cangkul, sekop, dan sepatu boot, personel TNI bekerja bersama membersihkan halaman dan ruang sekolah. Meski sebagian area telah dibersihkan, tumpukan lumpur masih terlihat di beberapa sudut sekolah, menunjukkan dampak banjir yang cukup parah.
Baca Juga: 2.000 WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Mafirion PKB : Penanganan Harus Perhatikan HAM
Masih di Kecamatan Peusangan, TNI juga membantu membersihkan rumah warga milik Ibu Safiah. Lumpur yang mengendap di lantai dan perabot rumah tangga dibersihkan secara manual agar rumah dapat kembali ditempati dengan layak.
Kegiatan serupa dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang. Di SD Negeri Raja, Desa Raja, Kecamatan Bendahara, personel TNI dan warga bergotong royong membersihkan sisa-sisa lumpur yang menumpuk di halaman dan ruang kelas sekolah.
Pembersihan juga dilakukan di Gudang Kantor Datok Penghulu, Desa Seuneubok. Lumpur yang telah mengering masih terlihat di sebagian area kantor dan dibersihkan secara bertahap.
Di SMAN 1 Bendahara, Desa Seuneubok, lumpur masih menumpuk di bagian depan sekolah sehingga mengganggu akses masuk. Banyaknya material lumpur membuat proses pembersihan dibantu dengan penggunaan alat berat agar jalur menuju sekolah kembali terbuka.
Sementara itu, di Desa Tetingi, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, personel TNI bersama warga membersihkan rumah-rumah yang masih dipenuhi lumpur kering. Di beberapa ruangan, lantai rumah yang berwarna putih mulai terlihat setelah dibersihkan. Namun, di ruangan lainnya, lumpur masih menggunung hingga setengah tinggi ruangan. Dengan cangkul dan sekop, personel TNI tetap bekerja penuh semangat.
Pembersihan juga dilakukan di ruko-ruko di Jalan Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Etalase dan lantai toko masih tertutup lumpur, namun TNI bahu membahu membersihkannya. Sejumlah warga tampak mulai beraktivitas di sekitar lokasi meski kondisi belum sepenuhnya pulih.
Artikel Terkait
Sambut Lepas Pisah dan Serah Terima Dandim 0824 Jember di Pendopo WahyaWibawagraha Pemkab Jember Berjalan dengan Khidmat
Kunjungan Kodim 0824 Jember Ke Polres Jember Bukti Sinergitas TNI dan Polri di Kabupaten Jember Terus Terjaga Kuat
2.000 WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Mafirion PKB : Penanganan Harus Perhatikan HAM