“Kalau Indonesia ingin diperlakukan setara dengan pasar berkembang yang matang, maka standar free float tidak bisa lagi ditoleransi rendah. Investor global tidak hanya melihat cerita pertumbuhan, tetapi juga kualitas struktur pasar,” kata Noviardi.
Karena itu, ia mendesak otoritas pasar modal untuk memperbesar free float saham secara bertahap namun tegas, bukan sekadar memenuhi angka minimum formal. Menurutnya, kebijakan ini penting untuk mengurangi volatilitas ekstrem, memperkuat kepercayaan investor, serta mencegah pasar modal menjadi arena spekulasi jangka pendek.
Baca Juga: Momen Inspiratif!! Pasutri Kompak Donor Darah di Resepsi Satu Abad NU Alun-Alun Jember
“Pasar modal bukan kasino. Tanpa free float yang memadai, kita sedang membiarkan praktik yang merusak kepercayaan publik. Memperbesar free float adalah prasyarat mutlak untuk pasar yang kredibel dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Artikel Terkait
SMPN 9 Jember Gelar Diksar Pertolongan Pertama di Markas PMI
Peringatan Satu Abad NU, Bupati Jember Gus Fawait Berharap Bisa Memberikan yang Terbaik untuk Jember
Bupati Gus Fawait: Optimistis Persid Jember Bangkit, Persid Baru Menuju Persid Maju