nasional

Kolaborasi Antara Mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Pertambangan Universitas Jember, Inovasi Baru Ciptakan Mesin Pupuk Organik Berbasis Limbah Gamping

Senin, 2 Februari 2026 | 17:59 WIB
Kolaborasi Antara Mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Pertambangan Universitas Jember. Foto istimewa pandhalungan.com

Baca Juga: Akhiri Area Abu-abu, Danantara Tarik Garis Tegas Antara Asuransi Umum dan Penjaminan Kredit

Rina menekankan bahwa inovasi ini sejalan dengan program pemerintah terkait swasembada pangan. "Tanaman yang subur butuh pupuk yang baik. Kami berharap riset ini terus berkembang hingga mendapatkan izin edar, sehingga perusahaan bisa memproduksi secara massal, membuka lapangan kerja, dan memberikan harga pupuk yang murah bagi masyarakat sekitar," pungkasnya.

Lebih lanjut, Rina menyampaikan bahwa keberhasilan menciptakan alat ini bukan sekadar pencapaian teknis, melainkan sebuah misi sosial. Menurut dia, penggunaan teknologi tepat guna (TTG) merupakan kunci agar perusahaan rintisan maupun UMKM dapat berkembang pesat hingga mampu menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

Baca Juga: Ambulan Jenazah PMI Jember Antar Jenazah Dosen UIN KHAS ke pemakaman

"Harapan kami, alat ini bisa membantu menghasilkan produk pupuk berkualitas dengan harga murah. Jika biaya produksi ditekan, manfaatnya langsung dirasakan petani luas. Perusahaan pun bisa tumbuh besar dan membuka banyak lowongan kerja," ujarnya.

Tak hanya fokus pada produksi, Rina juga menyuarakan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember untuk lebih serius mendukung kreativitas masyarakat. Ia mengusulkan agar pemerintah rutin mengadakan lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dapat diikuti oleh perwakilan desa, kecamatan, perguruan tinggi, dan umum.

Mesin Granulator Pupuk Organik berbasis limbah batu gamping. Foto istimewa pandhalungan.com

Pihaknya berharap, teknologi tepat guna menjadi solusi konkret untuk meminimalkan pengangguran dan memperkuat ketahanan pangan di Jember. Dia berharap, pemerintah segera menyambut bola aspirasi ini demi kemajuan ekonomi kerakyatan yang lebih luas.

Baca Juga: TNI “Jemput Bola” Cek Kesehatan Warga Terdampak di Aceh, Diikuti Ibu-ibu dan Balita

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jember juga diharapkan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada anak-anak jalanan dan penghuni lapas terkait dengan inovasi baru ini.

Tak hanya itu, pihaknya juga berharap inovasi ini mampu menumbuhkan banyak pengusaha supaya dapat menurunkan angka kriminalitas di Kabupaten Jember. ***

Halaman:

Tags

Terkini