Baca Juga: Tak Perlu Lagi Naik Bukit, Siswa-siswi SMPN 03 di Bima Kini Bisa Internetan di Sekolah
“Sampel akan dikirim ke Batam untuk diperiksa di BPOM atau Labkesmas guna memastikan penyebab pastinya,” ucapnya kepada awak media pada Kamis, 16 April 2026.
Sementara SPPG yang bertanggung jawab, yakni SPPG Air Asuk diberhentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Pemberhentian sementara operasionalnya ini sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab keracunan.
Baca Juga: Tindaklanjuti Perintah Prabowo Eksekusi Izin Usaha Tambang Nakal, Bahlil: InsyaAllah Hasil Baik
Video Viral Faskes Penuh dengan Korban
Kondisi faskes tempat korban keracunan dirawat salah satunya diunggah oleh akun TikTok @datambg pada Kamis, 16 April 2026.
Dalam video yang berdurasi 46 detik itu tampak satu ruangan penuh dengan para korban.
Siswa bahkan menggunakan satu ranjang yang diisi hingga dua orang karena keterbatasan tempat.
Selang infus juga terlihat dalam video yang kini telah diputar lebih dari 20 ribu kali penayangan itu.
***
Artikel Terkait
Tak Perlu Lagi Naik Bukit, Siswa-siswi SMPN 03 di Bima Kini Bisa Internetan di Sekolah
Viral Bule di Renon Disebut Bikin Onar dengan Tetangga hingga Lakukan Pengancaman
Kepanikan Warga saat Gudang Ban Terbakar di Cibodas, Asap Hitam Membumbung saat Keluar Rumah