Lebih lanjut, Fahmi menyebut bahwa orkestrasi diplomasi Indonesia dalam sepekan terakhir menunjukkan bahwa Indonesia telah memasuki fase baru dalam kepemimpinan internasional.
"Setiap langkah memperlihatkan keseriusan Indonesia untuk mengambil alih inisiatif penyelesaian konflik Palestina. Jika momentum ini dijaga, Indonesia berpotensi menjadi salah satu kontributor utama dalam mempercepat terwujudnya keadilan dan kemerdekaan penuh bagi bangsa Palestina," tutupnya.
Artikel Terkait
Banjir Makassar Rendam Ratusan Rumah, Komisi VIII DPR Desak Percepatan Bantuan Logistik
Trump Kasih Waktu 10 Hari untuk Menyerang Iran, Jika Masih Keras Kepala
Luncurkan TEI ke-41 Tahun 2026, Mendag Busan Targetkan Transaksi USD 17,5 Miliar