Minggu, 19 April 2026

Prabowo Saksikan Kerja Sama Danantara–Arm Limited Inggris, Bidik Jadi Pemain Industri Chip Global

Photo Author
Agus Sugiyanto, Pandhalungan.com
- Selasa, 24 Februari 2026 | 14:04 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kerangka kerja antara Danantara dan Arm Limited di London, Inggris. Kerangka kerja ini di antaranya memperkuat visi Indonesia
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kerangka kerja antara Danantara dan Arm Limited di London, Inggris. Kerangka kerja ini di antaranya memperkuat visi Indonesia

  Pandhalungan.com, London — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kerangka kerja antara Danantara dan Arm Limited di London, Inggris. Kerangka kerja ini di antaranya memperkuat visi Indonesia dalam penguasaan teknologi semikonduktor atau chip.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis agar Indonesia dapat menguasai teknologi semikonduktor dari sisi hulu. Hal ini sekaligus menjadi langkah awal Indonesia untuk menjadi pemain chip global.

Baca Juga: Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal, Babe Haikal: Jangan Khawatir, Tak Ada yang Dilanggar

“Ini merupakan kerja sama agar Indonesia bisa menguasai teknologi semikonduktor. Dan Arm sendiri adalah salah satu perusahaan yang menguasai pasar semikonduktor, terutama dari segi desain. Jadi, ini yang paling hulu dari industri semikonduktor itu sendiri,” ujar Airlangga usai penandatanganan Signing Ceremony Framework Agreement between Indonesia & Arm Limited di London, Senin (23/2) waktu setempat.

Perlu diketahui, Arm Limited merupakan perusahaan teknologi ternama asal Inggris yang kini menguasai sekitar 96 persen teknologi chip untuk otomotif serta hampir 94 persen pasar data center atau AI di tingkat global.

Pada kesempatan yang sama, Airlangga menjelaskan bahwa melalui kerja sama ini Indonesia akan melakukan pelatihan terhadap 15.000 insinyur dalam ekosistem Arm.

Baca Juga: BPJPH Pastikan Produk Amerika yang Masuk Indonesia Punya 2 Label Halal Sekaligus

“Diharapkan Indonesia bisa melakukan pelatihan terhadap 15.000 insinyur kita di dalam ekosistem Arm agar mereka bisa menguasai teknologi desain chip,” jelasnya.

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo, rencana kerja sama tersebut juga akan dilanjutkan ke tahap pengembangan chip yang lebih canggih. Dengan demikian, Indonesia nantinya akan memiliki kemampuan dalam bidang desain dan teknologi semikonduktor secara mandiri.

“Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden untuk penguasaan teknologi secara mandiri, terutama di sektor elektronik yang sangat strategis. Ini melengkapi sektor ketahanan pangan, ketahanan energi, dan juga menjadi lompatan (leapfrog) dalam ekosistem digital,” ujar Airlangga.

Baca Juga: BPJPH Pastikan Produk Amerika yang Masuk Indonesia Punya 2 Label Halal Sekaligus

Pada kesempatan yang sama, CEO Danantara, Rosan Roeslani menjelaskan, dalam pengembangan chip ini Indonesia membidik enam pasar industri, yakni teknologi otomotif, internet of things, data center, peralatan rumah tangga (home appliances), autonomous vehicle (kendaraan otonom), dan quantum computing.

“Memang akan ada enam industri yang dipilih untuk pengembangan chip ini. Dan rencananya juga, seperti yang disampaikan Pak Menko, ada 15.000 insinyur kita yang akan dilatih oleh Arm, baik dengan mengirimkan mereka ke sini ataupun pengajar mereka datang ke Indonesia dengan modul-modulnya,” ujar Rosan.

Rosan menambahkan, kerja sama ini diharapkan dapat mendorong lompatan besar bagi industri semikonduktor Indonesia.

Baca Juga: Nusron Wahid Himbau Organisasi Keagamaan untuk Manfaatkan Skema Penetapan Yayasan Sebagai Subjek Hukum dalam SHM

Halaman:

Editor: Agus Sugiyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X