Minggu, 19 April 2026

Pemerintah Kebut Pembangunan Huntap di Sumatera Utara dan Tapanuli Selatan

Photo Author
Agus Sugiyanto, Pandhalungan.com
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:09 WIB
Pemerintah Kebut Pembangunan Huntap di Sumatera Utara dan Tapanuli Selatan. Foto istimewa pandhalungan.com
Pemerintah Kebut Pembangunan Huntap di Sumatera Utara dan Tapanuli Selatan. Foto istimewa pandhalungan.com

Pandhalungan.com, Sumatra Utara - Seiring dengan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana, pemerintah juga terus mengakselerasi pemulihan pascabencana melalui percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) di sejumlah wilayah.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang diterima Badan Komunikasi Pemerintah RI pada Jumat (30/1), pemerintah saat ini tengah mempercepat pembangunan huntap di beberapa daerah terdampak bencana.

Baca Juga: 23 Prajurit Marinir TNI AL Yang Gugur Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa atas Jasanya terhadap Negara.

Di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, pembangunan pondasi huntap telah dimulai di Dusun Simate Mate. Sebanyak 103 unit rumah akan dibangun di atas lahan seluas lebih dari dua hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Pemerintah Kebut Pembangunan Huntap di Sumatera Utara dan Tapanuli Selatan. Foto istimewa pandhalungan.com

Pembangunan huntap tersebut didukung oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Rumah yang dibangun merupakan tipe 36 dengan dua kamar tidur dan diperuntukkan bagi warga terdampak bencana yang rumahnya mengalami rusak berat, hilang, atau berada di wilayah zonasi merah.

Baca Juga: Tekankan Kelayakan Lokasi dan Kepatuhan Perizinan Satgas MBG Jember Evaluasi SPPG Sumbersari Pasca Banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara, Budiman Gultom, pekan lalu menyampaikan bahwa pembangunan huntap tersebut ditargetkan rampung pada 21 April 2026.

Percepatan pembangunan huntap juga dilakukan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Di Desa Sigala-gala, Kecamatan Batang Toru, sebanyak 227 unit huntap tengah dibangun bagi warga terdampak banjir besar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, pembangunan huntap di wilayah tersebut telah memasuki berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pembangunan pondasi, pemasangan dinding bata, hingga pemasangan kusen pintu.

Baca Juga: Polsek Maesan Gandeng Puskesmas dan Bhayangkari dalam kegiatan Baksos dengan tema Peduli kesehatan masyarakat.

Selain pembangunan hunian tetap, pemerintah juga terus melakukan penyiapan lahan untuk mendukung transisi warga dari hunian sementara menuju hunian permanen.

Sejalan dengan itu, pembangunan huntara masih terus berlangsung. Di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tengah membangun sebanyak 40 unit huntara di wilayah terpencil dengan waktu tempuh sekitar delapan jam perjalanan darat dari Kota Medan.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Air di Lokasi Bencana, Relawan PMI Jember Bagikan Ilmu Klorinasi di Pidie Jaya

Halaman:

Editor: Agus Sugiyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X