Selain memperluas kepesertaan, Pemkab Jember juga melakukan pembenahan menyeluruh pada sisi infrastruktur dan mutu layanan, baik di puskesmas maupun rumah sakit daerah.
“Sinergi antara kepastian pembiayaan melalui JKN dan peningkatan kualitas fasilitas serta pelayanan kesehatan menjadi kunci pencapaian Jember pada kategori ini,” kata Gus Fawait.
Baca Juga: Gempa Pacitan, 11 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dihentikan Perjalanannya
Ia berharap capaian Jember dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lain dalam mempercepat terwujudnya perlindungan kesehatan semesta, sejalan dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Ke depan, Pemkab Jember berkomitmen mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, agar setiap warga memperoleh hak dasarnya secara mudah, cepat, dan setara.
Baca Juga: MAN 2 Jember Aktif Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah
“Penguatan layanan kesehatan berjalan seiring dengan penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pembangunan infrastruktur dasar yang berkeadilan,” pungkas Gus Fawait.
Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong transformasi layanan publik yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Artikel Terkait
SMA Negeri 1 Tanggul Gelar Donor Darah Rutin, Sukses Kumpulkan 25 kantong darah
Presiden Ingin Sekolah Baru Miliki Lapangan Sepak Bola, Wakil Ketua Komisi X: Akan Lahir Banyak Atlet Nasional
83 Persen Jemaah Haji 2026 Kategori Risiko Tinggi, Komisi VIII Minta Pengawasan Khusus