Pandhalungan.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali melakukan penyegaran organisasi.
Melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan bebas dari praktik moral hazard.
Baca Juga: Resmi Ditetapkan 7 Ketua Rayon PSHT Ranting Ajung Periode 2025–2028
Pelantikan yang digelar di Aula Prona Kementerian ATR/BPN itu dipimpin langsung oleh Nusron Wahid. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari strategi besar reformasi birokrasi.
Menurutnya, setiap pejabat maksimal menjabat dua tahun sebelum dirotasi, agar tidak terjebak dalam zona nyaman.
“Pelantikan JPT Pratama ini adalah hal rutin dalam rangka tour of duty. Kita ingin memastikan tidak ada pejabat yang terlalu lama berada di comfort zone, merasa tidak tersentuh, apalagi membuka celah terjadinya moral hazard,” tegas Nusron di hadapan para pejabat yang dilantik.
Artikel Terkait
Trump Klaim Sedang Bekerja Keras Jadikan AS Ibu Kota Crypto Dunia
Kerja Sama Kemaritiman Indonesia–Inggris Buka 600 Ribu Lapangan Kerja, Komisi IV: Siapkan Pekerja yang Terampil
Resmi Ditetapkan 7 Ketua Rayon PSHT Ranting Ajung Periode 2025–2028