Pandhalungan.com, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, menyambut baik kerja sama Indonesia dengan Inggris di bidang kemaritiman yang nilainya mencapai 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp 90 triliun.
Politisi asal Dapil NTT II itu mengatakan, kerja sama tersebut strategis karena berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Trump Klaim Sedang Bekerja Keras Jadikan AS Ibu Kota Crypto Dunia
Kerja sama ini mencakup pembuatan sekitar 1.500 kapal nelayan yang akan diproduksi di dok kapal Inggris dan selanjutnya dirakit di Indonesia. Program tersebut diperkirakan mampu membuka lapangan kerja bagi sekitar 600 ribu orang di Tanah Air.
“Kerja sama kemaritiman ini patut diapresiasi karena memberikan dampak ekonomi yang besar. Masyarakat Indonesia bisa terlibat langsung dalam proses pembuatan kapal, sehingga manfaatnya tidak hanya pada hasil akhir, tetapi juga pada penyerapan tenaga kerja,” ujar Usman.
Baca Juga: Purbaya Yakin Indonesia Tak akan Alami Krisis Meski Rupiah Melemah
Namun demikian, Usman menekankan pentingnya kesiapan pemerintah sebelum kerja sama ini dilaksanakan. Pemerintah, kata dia, harus memastikan tersedianya sumber daya manusia yang terampil, khususnya dalam penguasaan teknologi produksi kapal.
“Pemerintah perlu menyiapkan calon-calon pekerja yang memiliki keterampilan memadai agar mampu mengikuti standar dan teknologi yang digunakan dalam industri perkapalan,” jelasnya.
Usman juga berharap kerja sama ini tidak hanya bersifat bisnis, tetapi disertai dengan transfer pengetahuan dan teknologi dari Inggris kepada Indonesia. Dengan demikian, masyarakat Indonesia—terutama generasi muda—dapat meningkatkan kapasitas dan keahliannya dalam teknologi pembuatan kapal nelayan.
“Transfer teknologi menjadi kunci. Harapannya, anak-anak muda kita semakin terampil dan ke depan Indonesia bisa lebih mandiri dalam industri pembuatan kapal nelayan,” pungkasnya.
Seperti diberitakan, komitmen investasi sekitar Rp 90 triliun dibawa oleh Presiden Prabowo Subianto dari Inggris. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa investasi Rp 90 triliun didapatkan usai Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan PM Inggris Keir Starmer.(Mza)
Artikel Terkait
Kepedulian AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo Pimpin Langsung Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Sampean Baru
Purbaya Yakin Indonesia Tak akan Alami Krisis Meski Rupiah Melemah
Trump Klaim Sedang Bekerja Keras Jadikan AS Ibu Kota Crypto Dunia