Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo juga tampak berkoordinasi dengan BPBD dan Basarnas dalam suasana penuh keakraban. Duduk bersama di tepi sungai dengan latar pemandangan alam yang indah, diskusi dilakukan secara santai namun serius, mencerminkan kerendahan hati seorang pemimpin yang mengedepankan kebersamaan dan sinergi lintas instansi.
Kapolres turut mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada, khususnya di musim hujan yang rawan banjir dan arus sungai yang dapat meningkat secara tiba tiba.
Baca Juga: Potret TNI yang Serba Bisa di Lokasi Bencana: Memasak, Cat Masjid hingga Jadi Suster Dadakan
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati hati saat beraktivitas di sekitar sungai. Curah hujan tinggi berpotensi menyebabkan banjir dan arus deras datang sewaktu waktu. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama,” pesannya.
Sementara itu, keluarga korban dan warga sekitar juga aktif memberikan informasi terkait karakter aliran sungai dan titik titik rawan. Sinergi antara aparat, relawan, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam proses pencarian.
Dengan keterlibatan langsung Kapolres, Wakapolres, para Pejabat Utama, serta personel Polres Bondowoso yang terlatih dan berpengalaman, upaya pencarian terus dilakukan secara maksimal. Harapan dan doa terus mengalir agar korban segera ditemukan, sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus sungai, kepedulian, kepemimpinan, dan kebersamaan tetap mengalir lebih kuat.
Artikel Terkait
KAI Daop 7 Madiun Imbau Pelanggan Atur Waktu Keberangkatan Imbas Kegiatan “Stasiun Ngangen” di Kediri
DPP PKB Sosialisasikan SK DPW Se-Indonesia, Gus Halim: Menang Tanpa Tata Kelola Itu Sia-sia
Bupati Gus Fawait Lantik 190 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Jember Tahun 2026