Kecenderungan investor akan mengedepankan pendekatan taktis dalam jangka pendek.
“Setiap kenaikan akan dimanfaatkan untuk profit taking dan penataan ulang portofolio. Fokus eksposur pada sektor yang diuntungkan oleh pelemahan rupiah dan menghindari sektor yang sensitif terhadap tekanan likuiditas global,” ujarnya.
Baca Juga: Microsoft Temukan Celah Keamanan di Android, Bikin Wallet Crypto Bisa Kena Hack
“Ini adalah fase pasar yang menuntut disiplin dan selektivitas tinggi. Bukan waktu untuk agresif, tetapi untuk bertahan, menjaga likuiditas, dan membaca arah arus modal global dengan cermat,” tutup Kusfiardi.
Tentang Kusfiardi
Kusfiardi adalah analis ekonomi politik pasar saham yang berfokus pada interaksi antara dinamika global, kebijakan ekonomi, dan pergerakan pasar keuangan domestik.
Artikel Terkait
Melalui Program Sekolah Rakyat, Anak Pedagang Cilok di Boyolali Punya Harapan Baru
Prabowo Buka Pendidikan Asrama Gratis, Anak Keluarga Miskin Kini Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler
Viral Aksi Dramatis di Tanjung Lesung Banten, 3 Nelayan Dilaporkan Sempat Terombang-ambing 13 Jam hingga Berhasil Selamat