“Seluruh pemain yang dibawa dalam kondisi siap. Kami sudah menyiapkan kebutuhan non-teknis seperti penginapan, asupan nutrisi, dan vitamin agar stamina tetap terjaga. Untuk strategi pertandingan, sepenuhnya menjadi ranah pelatih,” jelas Ardi.
Ia menegaskan bahwa laga semifinal merupakan pertandingan penentuan menuju final, sehingga seluruh pemain diharapkan tampil lepas namun tetap fokus. “Target kami jelas, meraih kemenangan dan melangkah ke partai puncak. Lawan tentu tidak mudah, tetapi kami percaya pada kerja keras dan persiapan yang sudah dilakukan,” katanya.
Terkait pergerakan suporter, manajemen telah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan menyampaikan hasil rapat bersama aparat keamanan bahwa tidak diperkenankan adanya mobilisasi pendukung tim tamu. “Kami sudah mengimbau agar tidak ada penggunaan atribut atau bendera di lokasi pertandingan. Semua demi menjaga ketertiban dan kebaikan bersama,” ujarnya.
Semifinal ini menjadi ujian mental sekaligus pembuktian bahwa Persid Jember tidak sekadar hadir sebagai peserta, melainkan sebagai tim yang siap bersaing hingga akhir. Di tengah harapan yang menguat dari tanah Jember, Macan Raung melangkah dengan satu tujuan, menorehkan sejarah dan mengangkat kembali kebanggaan sepak bola daerah.
Artikel Terkait
Pengamat Soroti Konektivitas dan SDM dalam Daya Saing Kawasan Industri
Pemkab Siap Luncurkan Layanan Home Care Jember Menjemput Sehat Warga Terpencil
Pemkab Jember Sikat Reklame, Baliho, hingga Spanduk Tak Berizin