Baca Juga: Pengurus PMI Kecamatan Sumberjambe Gelar Donor Darah Rutin
“Artinya apa? Tadi Pak Menko menyampaikan bahwa ini bisa dilihat bahwa faktanya, buktinya memang Ekonomi Kreatif Indonesia telah, bukan akan lagi, tapi telah menjadi mesin baru ekonomi nasional,” ungkap Menteri Ekraf.
Menteri Ekraf menjelaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif saat ini difokuskan pada tujuh subsektor prioritas, yakni fashion, kuliner, kriya, film termasuk animasi, musik, serta gim dan aplikasi, tanpa mengesampingkan subsektor lainnya.
Baca Juga: Putusan Inkrah,Lokasi Sengketa Tak Segera Dikosongkan Ahli Waris Lapor Pidana ke Polda Jatim
Menurutnya, kekuatan utama ekonomi kreatif Indonesia terletak pada akar budaya yang kuat, yang jika dipadukan dengan inovasi dan teknologi digital, akan melahirkan produk-produk berdaya saing global.
“Lokal-lokal _hero_ itu naik kelas ke tingkat nasional, nasional _champion_ untuk global, begitu tadi arahan beliau. Jadi kami melihat, kami siap terus berkoordinasi untuk mendorong industri kreatif Indonesia tidak hanya semakin berkualitas, tapi juga global,” pungkasnya.