Pandhalungan.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemkab Jember meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 Kategori Madya, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni nasional yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Acara ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. Ghufron Mukti.
Baca Juga: 83 Persen Jemaah Haji 2026 Kategori Risiko Tinggi, Komisi VIII Minta Pengawasan Khusus
UHC Awards merupakan apresiasi Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja konsisten dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), baik dari sisi cakupan kepesertaan, dukungan kebijakan, maupun kesinambungan anggaran.
Berdasarkan data hingga awal 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Jember telah mencapai 96,5 persen dari total penduduk, melampaui rata-rata nasional. Capaian tersebut memastikan hampir seluruh warga Jember memiliki perlindungan finansial saat mengakses layanan kesehatan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan strategis Pemkab Jember yang secara konsisten mengalokasikan anggaran daerah untuk skema Peserta Bantuan Iuran Daerah (PBID), khususnya bagi masyarakat prasejahtera dan kelompok rentan.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan buah kerja kolektif seluruh elemen daerah dan menjadi kado bagi masyarakat Jember. Ia menegaskan bahwa kesehatan rakyat adalah prioritas mutlak dalam kepemimpinannya.
Baca Juga: SMA Negeri 1 Tanggul Gelar Donor Darah Rutin, Sukses Kumpulkan 25 kantong darah
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah memastikan tidak ada lagi warga Jember yang takut berobat atau terkendala biaya. Negara harus hadir, dan UHC adalah instrumen nyata kehadiran itu,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Fawait.
Menurutnya, predikat UHC Kategori Madya menjadi pijakan penting bagi Jember untuk terus memperkuat sistem layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.