nasional

Bupati Gus Fawait Tegaskan UHC Berkualitas, Pelayanan Pasien Harus Lebih Utama dari Fasilitas Pejabat

Minggu, 25 Januari 2026 | 09:22 WIB
Bupati Gus Fawait Tegaskan UHC Berkualitas, Pelayanan Pasien Harus Lebih Utama dari Fasilitas Pejabat. Foto istimewa Pandhalungan.com

Pandhalungan.com, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan Universal Health Coverage (UHC) yang tidak hanya menjangkau seluruh masyarakat, tetapi juga berkualitas. Penegasan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/1/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menekankan bahwa transformasi layanan kesehatan harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Puskesmas dinilainya menjadi kunci utama keberhasilan UHC karena berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

Baca Juga: Ulung Purnama, Kuasa Hukum Pelapor Ahli Waris Almarhum Drs. Amanullah, Polres Metro Bekasi Kota Pasang Plang “Tanah Ini Sedang Dalam Penyidikan”

“UHC tidak boleh berhenti pada kepesertaan. Yang paling penting adalah kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Gus Fawait.

Bupati Jember Gus Fawait. Foto istimewa Pandhalungan.com

Dalam arahannya, Gus Fawait menitipkan tiga fokus utama yang harus dijaga dan ditingkatkan oleh Puskesmas Rambipuji, yakni pelayanan, fasilitas, dan tata kelola pendapatan.

Pelayanan kesehatan, menurutnya, harus diberikan secara maksimal, cepat, dan manusiawi sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.

Baca Juga: Potret Desa-desa Terpencil di Aceh yang Kini Kembali Dibangun

Ia juga menekankan pentingnya perubahan perspektif dalam pengelolaan fasilitas. Kenyamanan dan kelayakan fasilitas bagi pasien, kata Gus Fawait, harus menjadi prioritas utama, bahkan dibandingkan dengan fasilitas internal pegawai, termasuk kepala puskesmas.

“Fasilitas pasien harus lebih baik. Ini soal perspektif pelayanan publik dan keberpihakan kepada masyarakat agar manfaat UHC benar-benar terasa,” ujarnya.

Baca Juga: TNI dan Warga Gotong Royong Pulihkan Aceh, Renovasi Rumah hingga Bersihkan Masjid

Di sisi lain, Gus Fawait mendorong pengelolaan keuangan puskesmas dilakukan secara presisi dan berbasis potensi. Optimalisasi dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus dibarengi dengan efisiensi dan transparansi agar berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan.

“Jika kapitasi dikelola dengan tepat dan efisien, kualitas layanan akan meningkat tanpa membebani masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Update Pembangunan Hunian di Aceh, Sumut, dan Sumbar 2 Bulan Pascabencana

Halaman:

Tags

Terkini