Pandhalungan.com, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Oleh Soleh, mengutuk keras serangan yang dilakukan oleh Israel yang mengakibatkan gugurnya seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL di Lebanon.
Oleh Soleh menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya prajurit TNI tersebut. Ia menegaskan bahwa pengabdian prajurit dalam misi perdamaian merupakan tugas mulia yang harus dihormati oleh semua pihak.
Baca Juga: Cak Imin: Menilai Kreativitas Rp0 Sama Saja Mengubur Industri Kreatif!
“Saya mengutuk keras serangan Israel yang telah menewaskan prajurit TNI. Ini adalah tragedi kemanusiaan dan pelanggaran terhadap semangat perdamaian dunia,” ujar Oleh Soleh dalam keterangannya.
Lebih lanjut, ia meminta pemerintah Indonesia untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penempatan prajurit TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon. Menurutnya, situasi keamanan di wilayah tersebut saat ini sangat membahayakan keselamatan personel.
“Dengan kondisi yang semakin memanas akibat konflik antara Israel dan Hizbullah, prajurit TNI berpotensi menjadi target serangan. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.
Oleh Soleh juga menilai bahwa eskalasi konflik yang sedang berlangsung perlu dijadikan bahan pertimbangan strategis agar tidak menimbulkan korban jiwa lebih lanjut dari pihak Indonesia.
Ia mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan langkah-langkah konkret, termasuk kemungkinan penarikan sementara pasukan TNI dari wilayah konflik tersebut hingga situasi dinyatakan lebih aman.
Baca Juga: *Pasar Murah Pemerintah Gerakkan Ekonomi, Libatkan 1.000 Pedagang Kaki Lima*
“Keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama. Evaluasi penugasan hingga opsi penarikan sementara pasukan dalam misi UNIFIL perlu segera dipertimbangkan,” pungkasnya.
Seperti diberitakan, UNIFIL mengatakan salah satu pasukan TNI penjaga perdamaian tewas usai terkena proyektil yang menghantam salah satu pos penjagaan pada Minggu (29/3) malam waktu setempat.
Baca Juga: *Pemerintah Kebut Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Banten dan Jawa Tengah*
Proyektil itu meledak di salah satu pos jaga dekat desa Adchit al Qusayr di Lebanon selatan. Selain satu prajurit TNI yang tewas, seorang personel TNI lainnya juga mengalami luka kritis akibat ledakan proyektil tersebut.(Mza)
Artikel Terkait
*Pasar Murah Pemerintah Gerakkan Ekonomi, Libatkan 1.000 Pedagang Kaki Lima*
Keluarga Besar Batalyon Armed 08/UY Gelar Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Perkuat Soliditas Prajurit
Cak Imin: Menilai Kreativitas Rp0 Sama Saja Mengubur Industri Kreatif!