Minggu, 19 April 2026

*Mahasiswa Indonesia Bersyukur Jalani Student Exchange di UEA, Buah Diplomasi Prabowo Saat Menhan*

Photo Author
Holiyadi, Pandhalungan.com
- Kamis, 26 Februari 2026 | 15:29 WIB
Foto Istimewa Pandhalungan.com
Foto Istimewa Pandhalungan.com

Pandhalungan.com, Abu Dhabi— Mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan), Sersan Mayor Dua Kadet Matematika Alif Shahnur mengaku bersemangat mengikuti program student exchange di Rabdan Academy, Uni Emirat Arab (UAE). Dia berkomitmen untuk membawa pulang ilmu serta wawasan global yang dia dapat guna memperkuat sistem pertahanan Indonesia.

Program Rabdan Academy ini merupakan hasil kerja sama internasional antara Indonesia dan UEA. Investasi di bidang pendidikan, khususnya pertahanan ini, ditanam semasa Presiden RI Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2022.

Baca Juga: Stok Darah PMI Jember Aman di Pekan Pertama Ramadan Tembus 1.635, Layanan Jemput Bola Terus Digencarkan

Program pertukaran pelajar yang berlangsung selama satu semester di Faculty of Homeland Security tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertahanan di level global.

“Rabdan Academy, program ini pencetusnya adalah Bapak Presiden sendiri,” ujar Alif, Rabu (25/2).

Ia menjelaskan bahwa pengalaman menempuh pendidikan di luar negeri menghadirkan tantangan sekaligus pelajaran yang sangat berkesan.

Baca Juga: *Indonesia Sambut Baik Palestina Bentuk Kantor Penghubung untuk Board of Peace*

“Tantangan yang paling sering kami hadapi selama di luar negeri mungkin bagaimana menghadapi perbedaan kultur,” ungkapnya.

Meski demikian, Alif menekankan bahwa pengalaman akademik yang diperoleh justru memperkaya sudut pandangnya, terutama dalam bidang manajemen bencana.

“Banyak dari perspektif dosen-dosen di sini yang luar biasa, memperluas perspektif saya sendiri. Mungkin ini yang akan saya bawa ke Indonesia nanti,” lanjut Alif.

Baca Juga: Polres Jember Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Knalpot Ciptakan Kondusifitas di Bulan Ramadhan

Sersan Mayor Dua Kadet Teknik Mesin, Karina Alexandria Silaban menyoroti pentingnya penguasaan ilmu keamanan dan pertahanan sebagai bekal untuk mengabdi kepada negara.

Karina juga menyampaikan bahwa berbagai perspektif serta pertukaran gagasan yang diperoleh selama program berlangsung, termasuk terkait keamanan perbatasan, akan diterapkan secara nyata.

“Segala perspektif dan pertukaran pikiran antara dosen dan apa yang terjadi di Indonesia itu menjadi ilmu yang akan saya terapkan, terutama dalam hal keamanan di perbatasan,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Holiyadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X