Minggu, 19 April 2026

Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Siapkan SDM Guna Perkuat Keselamatan Perrjalanan KA

Photo Author
Agus Sugiyanto, Pandhalungan.com
- Kamis, 5 Februari 2026 | 21:27 WIB
Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Siapkan SDM Guna Perkuat Keselamatan Perjalanan KA. Foto istimewa pandhalungan.com
Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Siapkan SDM Guna Perkuat Keselamatan Perjalanan KA. Foto istimewa pandhalungan.com

Pandhalungan.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus mematangkan persiapan dalam menyambut masa Angkutan Lebaran 2026. Fokus persiapan tidak hanya dilakukan pada aspek keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga pada penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menyelenggarakan Diklat Refreshing Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) Manual Tingkat Muda dengan Penggerak Non Listrik Angkatan I Tahun 2026.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan seluruh personel lapangan memiliki kesiapan mental dan teknis yang prima menjelang lonjakan penumpang di masa Angkutan Lebaran.

Baca Juga: Rapat Evaluasi Kinerja Tahun 2025 dan Rencana Aksi Triwulan I Tahun 2026, Sekjen ATR/BPN Perencanaan Matang Sejak Awal

“Tujuan utama dari Diklat Refreshing ASP ini adalah meningkatkan kompetensi, pemahaman, serta kesiapsiagaan awak sarana dalam menghadapi berbagai kondisi operasional di lapangan. Keselamatan perjalanan kereta api adalah yang utama, dan itu dimulai dari SDM yang kompeten,” ujar Tohari.

kAI Daop 7 Madiun. Foto istimewa pandhalungan.com

Fokus Materi dan Simulasi Gangguan
Selama tiga hari pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif yang meliputi:
• Safety Refreshing: Pemaparan dari Tim Safety Inspector mengenai budaya keselamatan dan mitigasi risiko.
• Regulasi Operasional: Pendalaman Peraturan Dinas (PD) terkait tugas dan wewenang Awak Sarana.
• Teknik Penanganan Gangguan: Materi teknis mengenai cara mengatasi gangguan operasional di lintas, khususnya untuk lokomotif jenis CC 201, CC 203, dan CC 204.

Baca Juga: Bupati Gus Fawait Siapkan Wajah Baru JSG Jember

Sebagai penutup rangkaian diklat, dilakukan praktik simulasi mengatasi gangguan operasional secara langsung pada lokomotif. Simulasi ini dirancang agar awak KA memiliki ketepatan dan kecepatan dalam menerapkan pedoman kerja saat menghadapi kondisi tidak normal (emergency) di lintas.

kAI Daop 7 Madiun. Foto istimewa pandhalungan.com

Komitmen Pelayanan Angkutan Lebaran
Melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan ini, Daop 7 Madiun berharap kualitas SDM yang dihasilkan mampu mendukung terciptanya operasional perkeretaapian yang selamat, andal, dan profesional.

Baca Juga: Pemkab Jember Lancarkan Mobilitas Masyarakat, Shuttle Bus Gratis Bandara Notohadinegoro Kembali Beroperasi

"Kami ingin masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api pada masa Lebaran nanti merasa aman dan nyaman. Daop 7 Madiun senantiasa berkomitmen menyediakan layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu," tutup Tohari.

Salam
PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun
Manager Humas
Tohari

Editor: Agus Sugiyanto

Sumber: Humas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X