Minggu, 19 April 2026

Bertemu Tokoh Islam, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Photo Author
Holiyadi, Pandhalungan.com
- Rabu, 4 Februari 2026 | 10:37 WIB

Pandhalungan.com, Jakarta — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa Indonesia tetap teguh membela dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Penegasan itu, lanjutnya, merupakan hasil pertemuan antara pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dan tokoh pesantren dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa (3/2).

Menurut Yahya, Prabowo memberikan penjelasan komprehensif mengenai upaya dan perjuangan Indonesia di dalam membela Palestina. Seluruh pihak sepakat bahwa Indonesia harus menolak penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan bagi seluruh bangsa, termasuk Palestina, sesuai amanat konstitusi.

Baca Juga: Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegas Dukung Indonesia Bergabung Dewan Perdamaian Demi Lindungi Palestina

“Pada tataran prinsip, semuanya sepakat bahwa Indonesia harus membantu, membela, dan memperjuangkan Palestina sampai merdeka,” ujar Yahya, Selasa (3/2).

Dalam pertemuan itu, ia menyebut bahwa Prabowo juga memberi penjelasan mengenai langkah yang tengah dan akan ditempuh Indonesia dalam membantu Palestina.

Menurutnya, seluruh kebijakan tersebut telah mengikutsertakan pertimbangan realistis dan sesuai dengan keadaan terkini di Palestina. Pendekatan ini diambil agar Indonesia bisa berkontribusi dalam solusi yang lebih progresif, konkret, dan berdampak nyara bagi Palestina. 

Baca Juga: Mensesneg: Pertemuan Presiden dengan Tokoh Islam Agenda Rutin untuk Serap Masukan

“Hal ini ternasuk dengan mengikuti, atau berpartisipasi, di dalam inisiatif yang dibuat oleh Amerika Serikat, yaitu Board of Peace, dengan diiringi konsolidasi di antara negara-negara Islam dan negara-negara Timur Tengah yang juga berpartisipasi di dalam Board of Peace,” lanjut dia.

Yahya menambahkan, pada pertemuan tersebut, Prabowo juga menitipkan pesan agar Indonesia tidak boleh terbawa arus yang nantinya justru merugikan Palestina. Prabowo, imbuhnya, juga mengatakan bahwa seluruh langkah tersebut akan dilakukan secara hati-hati namun tetap mengedepankan prinsip perjuangan rakyat Palestina.

Baca Juga: PSHT Ranting Ajung Gelar Doa Bersama Jelang Parapatan Luhur di Madiun agar berjalan dengan sukses dan Kondusif.

“Presiden mengatakan bahwa semua akan dilakukan dengan kewaspadaan dengan prinsip yang sama sekali tidak bisa ditawar untuk menjaga dan membantu rakyat Palestina khususnya di Gaza, tqpi juga nanti akan dikembangkan dalam ikhtiar-ikhtiar yang lebih luas sampai kepada rakyat Palestina yang ada di Tepi Barat,” pungkasnya.

Editor: Holiyadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X