Minggu, 19 April 2026

Jelang Ramadan, Irmawan PKB Desak Percepatan Huntara Korban Bencana Sumatera

Photo Author
Agus Sugiyanto, Pandhalungan.com
- Minggu, 25 Januari 2026 | 14:07 WIB
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Irmawan, Foto istimewa Pandhalungan.com
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Irmawan, Foto istimewa Pandhalungan.com

Pandhalungan.com, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Irmawan, meminta pemerintah mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Hingga dua bulan pascabencana masih banyak pengungsi yang hidup di tenda darurat.

“Faktanya, sampai hari ini masih banyak saudara kita korban bencana di Sumatera yang belum memiliki hunian sementara. Bayangkan jika mereka harus berpuasa Ramadan dalam kondisi tinggal di pengungsian, beratapkan terpal dan beralas tanah. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” ujar Irmawan, Ahad (25/1/2026).

Baca Juga: Tingkatkan Kesiapsiagaan, Sibat Puger Wetan Gelar Jalan Sehat dan Lomba Dapur Umum

Legislator asal Dapil Aceh ini menjelaskan bahwa pembangunan huntara bukan sekadar penyediaan tempat berteduh, melainkan pemenuhan hak dasar warga negara. Keberadaan huntara dinilai sangat penting untuk memulihkan kondisi fisik dan psikologis korban, serta memberikan privasi bagi keluarga untuk kembali beraktivitas secara normal.

“Kalau huntara siap sebelum Ramadan, saudara-saudara kita bisa beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk. Anak-anak bisa beristirahat dengan baik dan orang tua bisa fokus pada pemulihan ekonomi mereka,” tambahnya.

Baca Juga: Atas Nama Rakyat? Spanduk Misterius Bela PT Agincourt Resources Muncul, Suara Warga Justru Menolak Tambang: Jangan Korbankan Alam Demi Uang

Lebih lanjut, Irmawan memastikan Komisi V DPR RI akan terus mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan instansi terkait agar menjadikan percepatan huntara sebagai prioritas utama. Ia mengingatkan pemerintah untuk responsif terhadap kelompok rentan yang terdampak cuaca ekstrem.

“Negara harus hadir secara cepat dan berpihak. Jangan biarkan korban bencana kehilangan kesempatan menjalani Ramadan dengan layak karena keterlambatan pembangunan infrastruktur dasar,” pungkas Irmawan.

Editor: Agus Sugiyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X