Minggu, 19 April 2026

Sebanyak 45 Kader GP Ansor Jember Resmi Dilantik, Gus Fawait Tegaskan Peran Santri Bangun Daerah

Photo Author
Agus Sugiyanto, Pandhalungan.com
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:37 WIB
Sebanyak 45 Kader GP Ansor Jember Resmi Dilantik, Gus Fawait Tegaskan Peran Santri Bangun Daerah. Foto istimewa Pandhalungan
Sebanyak 45 Kader GP Ansor Jember Resmi Dilantik, Gus Fawait Tegaskan Peran Santri Bangun Daerah. Foto istimewa Pandhalungan

Pandhalungan.com, Jember - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jember resmi melantik sebanyak 45 kader GP Ansor Jember masa khidmat 2025–2029 dalam sebuah prosesi yang digelar di Aula Hotel Rembangan, Kabupaten Jember, Sabtu (24/1/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting konsolidasi kader muda Nahdlatul Ulama di Jember, sekaligus peneguhan peran strategis Ansor sebagai mitra pembangunan daerah, penjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian sosial.

Bupati JemberGus Fawait, dalam sambutannya, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama dan para kader santri telah membuktikan diri sebagai kekuatan nyata dalam membawa perubahan dan kemajuan daerah. Ia menyampaikan bahwa berbagai capaian strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam kurun waktu sepuluh bulan terakhir merupakan bukti nyata bahwa santri tidak hanya mampu mengaji, tetapi juga mampu memimpin dan mengelola pemerintahan dengan visi yang jelas.

Baca Juga: Pembangunan Huntara di Sumbar Dikebut : Sebagian Siap Huni

Bupati Jember Gus Fawait berpidato di pelantikan kader GP Ansor Jember. Foto istimewa Pandhalungan

Gus Fawait menyebutkan, Jember kini mencatat sejarah baru dengan memastikan seluruh warganya dapat mengakses layanan berobat gratis di seluruh rumah sakit di Indonesia. Selain itu, pemerintah daerah juga telah memastikan pemberian insentif guru ngaji secara layak dan berakhlak, sejalan dengan nilai-nilai kesantrian.

Ia juga menyinggung keberhasilan reaktivasi penerbangan di Bandara Notohadinegoro Jember yang kini kembali terhubung dengan Jakarta dan Bali. Menurutnya, hal tersebut menjadi simbol kebangkitan Jember yang dipimpin oleh seorang bupati santri yang pernah berproses di GP Ansor.

Baca Juga: Isu Akuisisi Greenland, RI Serukan Perdamaian dan Stabilitas Kawasan

“Bukan bupati yang lain, tapi bupati santri yang pernah berproses di Ansor,” katanya. Gus Fawait berharap dukungan dan doa dari keluarga besar Ansor agar kepemimpinannya dapat terus berjalan dengan keselamatan, kesabaran, dan kedewasaan, serta mampu membawa Jember menuju arah yang lebih maju dalam empat tahun ke depan.

Ketua PC GP Ansor Jember, Izzul Ashlah, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya serta seluruh kader. Foto istimewa Pandhalungan

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Jember, Izzul Ashlah, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya serta seluruh kader di tingkat cabang hingga ranting yang selama ini menjadi akar kekuatan organisasi. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru telah disusun dengan pembidangan yang lengkap untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kebangsaan.

Baca Juga: Melihat Perjuangan Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500: Gelantungan di Helikopter hingga Tebing

“Kami siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, lingkungan hidup, keamanan, dan ketertiban,” ujarnya.

Izzul menekankan bahwa GP Ansor adalah bagian penting dari civil society yang memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal pembangunan, sekaligus menjaga nilai-nilai ideologis perjuangan Nahdlatul Ulama. Ia juga mengingatkan seluruh kader agar menjalankan roda organisasi dengan hati yang berkhidmat dan berkorban, mengesampingkan kepentingan pribadi demi cita-cita besar gerakan.

Editor: Agus Sugiyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X