pendidikan

Viral Dugaan Surat SMAN 1 Ciemas ke SPPG, Minta Distribusi MBG Tak Dibebankan pada Guru hingga Picu Tudingan Ambil Jatah

Senin, 13 April 2026 | 11:55 WIB
Menyoroti viralnya surat permohonan yang diduga dilayangkan pihak SMAN 1 Ciemas ke SPPG Al-Mubarokah soal distribusi MBG di sekolah. (Instagram.com/@infopnsdanpppk)

 

Pandhalungan.com - Beredar di media sosial terkait surat permohonan yang diduga dilayangkan pihak SMAN 1 Ciemas Sukabumi, Jawa Barat, kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Mubarokah di wilayahnya.

Terlihat dalam unggahan Instagram @infopnsdanpppk, pada Senin, 13 April 2026, surat tersebut berisi penolakan terkait pelaksanaan distribusi makan bergizi gratis (MBG) yang dinilai bebani para guru di sekolah.

Dalam surat itu, pihak SPPG dinilai perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh terlebih untuk memiliki tim mandiri agar para guru tidak ikut terlibat dalam pembagian MBG di sekolah tersebut.

Baca Juga: Analis Ekonomi Politik Pasar Saham Indonesia Masuki Fase Transisi: Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

"SMAN 1 Ciemas menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di sekolah," demikian tertulis dalam postingan itu.

Terlebih, hal ini dinilai telah memicu tudingan yang mengarah pada para guru di sekolah lantaran dianggap mengambil jatah MBG untuk para siswa.

"Pihak sekolah menilai distribusi MBG justru mengganggu tugas utama guru yang seharusnya fokus pada pembelajaran, pembimbingan, dan evaluasi siswa," sambungnya.

Baca Juga: Viral Aksi Dramatis di Tanjung Lesung Banten, 3 Nelayan Dilaporkan Sempat Terombang-ambing 13 Jam hingga Berhasil Selamat

Lantas, bagaimana sebenarnya penjelasan yang tertuang dalam dugaan surat permohonan tersebut hingga akhirnya viral di media sosial? Berikut ulasannya.

Tugas Utama Guru Adalah Mengajar

Dalam surat bertajuk 'Permohonan Pelaksanaan Teknis Distribusi MBG' yang ditujukan pada SPPG Al-Mubarokah, tertuang dasar pertimbangan bagi pihak sekolah SMAN 1 Ciemas, Sukabumi.

Salah satunya, terkait tugas utama para guru di sekolah adalah mengajar.

Baca Juga: Viral Aksi Dramatis di Tanjung Lesung Banten, 3 Nelayan Dilaporkan Sempat Terombang-ambing 13 Jam hingga Berhasil Selamat

Perihal itu, SMAN 1 Ciemas menilai upaya pembagian MBG yang dibebankan kepada para guru dapat mengganggu waktu operasional pendidikan di sekolah.

Halaman:

Tags

Terkini

Puluhan SD Ikuti FLS3N Tingkat Kecamatan Kalisat

Kamis, 9 April 2026 | 21:12 WIB