Sabtu, 18 April 2026

Berkat Sekolah Rakyat, Remaja Putri Ini Hidupkan Lagi Impian untuk Bekerja di Pertambangan

Photo Author
Agus Sugiyanto, Pandhalungan.com
- Sabtu, 18 April 2026 | 06:23 WIB
Siswa SMP Syifa Syafitri punya harapan baru. Foto istimewa
Siswa SMP Syifa Syafitri punya harapan baru. Foto istimewa

Pandhalungan.com, Sragen,-- Melanjutkan pendidikan sempat tidak pernah terlintas di benak Syifa Syafitri, remaja putri asal Desa Kayu Lawang, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Sebab, dua tahun silam, ia terpaksa putus sekolah di kelas 8 SMP akibat keterbatasan ekonomi.

Ia mengatakan, penghasilan kedua orang tuanya tidak cukup untuk membawanya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Saat ini, ayahnya bekerja sebagai pemulung, sementara sang ibu berjualan pakaian bekas.

Syifa pun mengikhlaskan kondisi tersebut. Namun, di saat yang sama, ia juga terpaksa mengubur dalam-dalam impiannya untuk bekerja di sektor pertambangan, yang merupakan cita-citanya sejak dulu.

Baca Juga: IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas secara Berkelanjutan

"Saya putus sekolah di tahun ajaran 2024, di kelas 8 menuju semester dua akhir karena ekonomi keluarga saya," jelas Syifa, dikutip Jumat (17/4).

Setelah tidak melanjutkan pendidikan, Syifa mengabdikan waktunya untuk keluarga. Sebagai anak sulung dari lima bersaudara, ia merasa bertanggung jawab mengurus adik-adiknya serta membantu sang ibu memilih dan mencuci pakaian bekas untuk dijual.

"Nanti juga pas jualan baju juga sama ibu, berdua terus," tuturnya.

Baca Juga: Persatuan Insinyur Indonesia Cabang Jember Gelar Halal Bihalal, Ketua PII Rahman: Pentingnya Profesi Tehnik Sipil

Namun kini, Syifa kembali memiliki harapan untuk meraih cita-citanya. Berkat program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto, ia dapat melanjutkan pendidikan kelas 8 di SR SMP 78 Sragen secara gratis.

Ia pun mengaku senang, bukan hanya karena bisa kembali bersekolah, tetapi juga karena mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai.

Ia mengatakan, selama bersekolah di Sekolah Rakyat, ia memperoleh fasilitas makan gratis tiga kali sehari, kudapan gratis dua kali sehari, asrama gratis, serta satu unit laptop dan ponsel pintar.

Baca Juga: Optimalkan Pengelolaan Aset Negara, Kantah Jember Gelar Sosialisasi Badan Bank Tanah

"Seragam dan baju tidur serta baju untuk di asrama juga dikasih dari Sekolah Rakyat tanpa dipungut sepeser biaya apapun," jelas dia.

Lebih lanjut, Syifa juga mengaku senang bersekolah di SR SMP 78 Sragen karena dibekali kegiatan ekstrakurikuler di bidang olahraga, kesenian, serta bahasa. Selain itu, ia juga belajar kemandirian dan kedisiplinan selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

Halaman:

Editor: Agus Sugiyanto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puluhan SD Ikuti FLS3N Tingkat Kecamatan Kalisat

Kamis, 9 April 2026 | 21:12 WIB
X