pendidikan

Puluhan Siswa SMPN 3 Jember Ikuti Workshop Pembekalan Duta Siaga Bencana

Selasa, 3 Februari 2026 | 14:19 WIB
Puluhan Siswa SMPN 3 Jember Ikuti Workshop Pembekalan Duta Siaga Bencana. Foto istimewa Pandhalungan.com

Pandhalungan.com, JEMBER – Sebanyak 18 siswa perwakilan tiap kelas dari SMPN 3 Jember mengikuti workshop pembekalan Duta Siaga Bencana yang digelar di Aula PMI Kabupaten Jember pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak kader muda yang tangguh dan paham mitigasi bencana sejak dini.

Rombongan calon Duta Siaga Bencana ini disambut hangat oleh Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Evian Efendi. Dalam sesi pembekalan, para siswa ditekankan bahwa meski bencana alam sulit diprediksi, dampak buruknya sangat bisa diminimalisir melalui pengetahuan yang tepat.

Baca Juga: Kolaborasi Antara BPN Jember dengan Pemkab Dukung Program KNMP

Kabid Pelayanan PMI Kabupaten Jember, Elvana Kusdijanto, menjelaskan bahwa manusia tidak memiliki kendali atas fenomena alam seperti gunung meletus atau intensitas hujan yang tinggi. "Bencana itu tidak dapat diprediksi. Siapa yang bisa membatasi hujan? Tidak ada. Namun, yang bisa kita lakukan adalah upaya pencegahan dan mengurangi risiko dampaknya," ujar Elvana di hadapan para siswa.

Ia memberikan contoh konkrit terkait ancaman tsunami. Langkah mitigasi paling efektif adalah dengan menjauh dari bibir pantai sesegera mungkin. "Semakin jauh kita dari pantai saat ada peringatan tsunami, maka akan semakin aman," tambahnya.

Baca Juga: MGMP IPS SMP Se-Kabupaten Jember Awali Kegiatan 2026 dengan Studi Literasi di Pantai Asmara

Workshop ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan rangkaian menuju Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Youth Fest 2026 SMPN 3 Jember. Koordinator SPAB SMPN 3 Jember, Chrissanti Anggraeni dan Anang Dwi Setiawan, mengungkapkan bahwa sudah dipilih 10 finalis terbaik sebagai Youth Ambassador SMPN 3 Jember.

Para finalis ini akan unjuk kebolehan dalam orasinya pada puncak acara yang jatuh pada 14 Februari 2026. "Kami ingin anak-anak memiliki bekal ilmu yang mumpuni tentang kesiapsiagaan, baik dari perspektif PMI maupun BPBD Jember. Mereka akan menjadi agen yang menyebarkan budaya siaga bencana di lingkungan sekolah," pungkas Chrissanti Anggraeni.

Baca Juga: Pernyataan PSHT Pusat Madiun : Proses Hukum SH Terate Masih Berjalan Mari Kita Hormati Proses Hukum Jangan Membuat statement di Media sosial.

Melalui festival kesiapsiagaan ini, SMPN 3 Jember berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tanggap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat.(*)

Tags

Terkini

Puluhan SD Ikuti FLS3N Tingkat Kecamatan Kalisat

Kamis, 9 April 2026 | 21:12 WIB