Pandhalungan.com, Jakarta, — Pemerintah mulai mengarahkan fokus baru dalam agenda ketahanan pangan nasional. Setelah berhasil mencapai swasembada beras, Presiden Prabowo Subianto kini mendorong percepatan swasembada protein sebagai langkah lanjutan memperkuat kemandirian pangan Indonesia.
Langkah mendorong swasembada protein ini menjadi fase berikutnya dalam strategi besar pemerintah membangun ketahanan pangan nasional yang tidak hanya bertumpu pada karbohidrat, tetapi juga memperkuat kualitas gizi masyarakat secara menyeluruh.
Baca Juga: Puluhan SD Ikuti FLS3N Tingkat Kecamatan Kalisat
Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mengikuti taklimat Presiden dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama jajaran Kabinet Merah Putih, eselon I kementerian/lembaga, hingga direksi BUMN di Istana Negara, Rabu (8/4).
"Kita harus mempertahankan dan meningkatkan swasembada pangan kita, karena yang berhasil baru di bidang beras. Kita ingin menuju keberhasilan komoditas pangan selain beras, termasuk protein," kata Prasetyo Hadi.
Ia menjelaskan, sumber protein berbasis kelautan menjadi salah satu fokus utama pemerintah ke depan. Menurutnya, potensi sektor maritim Indonesia sangat besar dan perlu dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan gizi masyarakat.
Baca Juga: Kredit UMKM Turun Rp3 Triliun, Komisi XI DPR Desak BI Koreksi Fokus Perbankan
"Protein salah satunya adalah yang berbasis dari ikan, maka betapa pentingnya program-program prioritas kerja pemerintah di bidang kelautan dan maritim," paparnya.
Prasetyo juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memimpin langsung rapat kerja selama kurang lebih empat jam dengan melibatkan seluruh unsur eksekutif hingga level tertinggi birokrasi.
Ia menyebut, forum tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan arah kebijakan pemerintahan setelah satu setengah tahun berjalan.
Baca Juga: Nyawa Terselamatkan! Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono
"Nah, hari ini beliau memberikan pengarahan, sekaligus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran unsur eksekutif dan pemerintahan karena selama 1,5 tahun ini telah banyak program-program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka yang telah menunjukkan hasil-hasil yang cukup signifikan. Meski tentu saja belum menyelesaikan seluruh permasalahan yang kita hadapi," Prasetyo menjelaskan.
Presiden juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja birokrasi agar lebih cepat, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat dengan kerja produktif, efisien dan kurangi kebocoran.
Baca Juga: Sebanyak 466 Wisudawan Unhan RI Dikukuhkan, Salah Satunya Letkol Juni Fitriyan