nasional

Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:47 WIB
Kehadiran Gus Miftah di klub malam selalu memantik pro-kontra. Ada yang menilai langkah tersebut progresif, ada pula yang menganggapnya kontroversial.

Pandhalungan.com– Gus Miftah kembali ke DNA dakwah yang selama ini membuatnya dicintai wong cilik.

Selasa, 24 Februari 2026, ia menggelar tausiah dan buka puasa bersama para pekerja 1001 Hotel dan Colosseum Jakarta — ruang hiburan malam yang pernah masuk daftar Top 100 Clubs dunia dan dikenal sebagai salah satu klub terbaik di Indonesia.

Bagi sebagian orang, lokasi tersebut mungkin tak lazim untuk kegiatan keagamaan. Namun bagi Gus Miftah, justru di ruang-ruang seperti itulah ia merasa dakwah harus hadir.

Baca Juga: Haidar Al Rafif Resmi Komandoi KSR Unit Markas PMI Kabupaten Jember

*Allah Tidak Memanggil Pendosa*

Dalam tausiah tersebut, Gus Miftah kembali menyampaikan pesan yang menjadi ciri khasnya: dakwah tanpa menghakimi.

“Allah tidak memanggil manusia dengan sebutan “wahai pendosa”, melainkan “wahai hamba-Ku”,” katanya.

Pesan itu ia sampaikan untuk menguatkan para pekerja hiburan malam agar tidak merasa terasing dari rahmat Tuhan.

Dalam salah satu kisah yang ia ulang, ia menceritakan pengalamannya mendatangi lokalisasi dan memberi uang kepada para pekerja agar berhenti bekerja selama satu malam.

Menurutnya, berhenti dari maksiat walau hanya sesaat adalah sebuah prestasi.

Baca Juga: BPN Jember Terima Magang Mahasiswa UNEJ dan UIN KHAS

“Kalau berhenti satu malam saja itu berhasil, kenapa kita tidak menghargai proses?” ujarnya.

*Kembali ke “Habitat” Dakwah*

Gus Miftah. Foto istimewa pandhalungan

Halaman:

Tags

Terkini