Pandhalungan.com, JEMBER – Ada yang berbeda dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Alih-alih hanya berisi pemaparan materi yang kaku, acara Sosialisasi dan Edukasi Kebencanaan yang diinisiasi oleh tim Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) ini berlangsung meriah dengan menyediakan hadiah utama berupa kambing. Sebelumnya, peserta diajak senam bersama di Balai Desa Puger Wetan Kecamatan Puger Minggu, 25 Januari 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Sibat Desa Puger Wetan dengan Japanese Red Cross Society (JRCS) dan PMI Kabupaten Jember melalui program kerjasama kemanusiaan.
Hadir sebagai narasumber utama, Nurul Rochman selaku Ketua Sibat Desa Puger Wetan, menekankan pentingnya kesadaran dini masyarakat mengingat letak geografis wilayah Puger yang memiliki potensi risiko bencana.
Turut hadir pula Narto pengurus PMIJember Weni Catur, Koordinator Lapangan SCR, yang memberikan edukasi teknis mengenai langkah-langkah penyelamatan diri yang efektif.
Tak hanya menyasar orang dewasa, acara ini juga melibatkan generasi muda melalui sesi Fun Game yang diikuti oleh siswa-siswi tingkat SD, TK, dan PAUD. Melalui permainan edukatif, anak-anak diajarkan cara merespons keadaan darurat dengan tenang namun cepat.
"Kami ingin menanamkan budaya siaga bencana sejak usia dini. Dengan konsep fun game, materi yang berat menjadi lebih mudah diterima oleh anak-anak," ujar Nurul Rochman dalam sambutannya.
Hal yang paling menarik perhatian warga adalah penyediaan kambing dan ayam sebagai hadiah. Keputusan memberikan hewan ternak ini dinilai sangat tepat sasaran karena selain memotivasi warga untuk hadir dan menyimak materi, hadiah ini juga memberikan nilai ekonomi bagi warga Desa Puger Wetan.
Kegiatan ini di selenggarakan oleh Sibat Desa Puger Wetan bekerja sama dengan JRCS dan PMI Kab. Jember. Dengan peserta warga umum serta pelajar SD, TK, dan PAUD. Materi sosialisasi adalah mitigasi bencana dan simulasi mandiri.
Panitia memberikan door prize unik berupa hewan ternak (kambing dan ayam) serta permainan edukatif.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Puger Wetan tidak hanya sekadar tahu mengenai potensi bencana, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk melindungi diri dan keluarga saat situasi darurat terjadi. (*)